1. Terapkan kelima sumber pengetahuan dalam memecahkan contoh Anda dan berikan alasannya!
2. Dalam penelitian diperlukan teori, apakah syarat teori yang baik dalam contoh di atas menurut anda dan berikan alasannya!
3.Sebagai calon guru, masalah pendidikan apakah di bidang
Anda yang dapat diteliti. Paparkan dan berikan alasannya.
4.Buatlah jurnal hasil penelitian pendidikan kejuruan Anda yang dikaji dari skripsi di jurusan alumni Anda.
Jawaban
Untuk memecahkan masalah pendidikan di bidang teknik
elektronika yang saya bahas, yakni mengenai metode pembelajaran yang
digunakan dalam proses pendidikan di bidang teknik elektronika, bisa diterapkan
5 sumber pengetahuan yang ada.
1) Pengalaman => pengalaman yang dimaksud disini adalah
dengan menerapkan pengalaman dari proses belajar mengajar sebelumnya dalam
bidang yang dibahas. Masalah mengenai metode pembelajaran yang akan dipakai
untuk meningkatkan hasil belajar siswa, bisa diambil berdasarkan pengalaman
pada metode lama yang sudah dipakai sebelumnya. Sehingga kekurangan pada metode
yang lama bisa diperbaiki pada metode baru yang akan dipakai.
2) Otoritas => menunjuk pada penguasaan, kemampuan
dan keahlian seseorang pada bidang tertentu. Dengan cara ini orang memandang
bahwa apa yang diucapkan ataupun ditulis oleh mereka yang dinilai memiliki
otoritas adalah suatu kebenaran. Penggunaan cara ini dapat mempersingkat waktu
dalam mendapatkan pengetahuan, apalagi jika pemilik otoritas tersebut memiliki
kredibilitas yang tinggi. Maka untuk memecahkan masalah yang akan dibahas, bisa
saja dipengaruhi oleh mereka yang dianggap memang sudah ahli dalam bidang
tersebut.
3) Berpikir Deduktif => pengetahuan yang dipandang
masyarakat umum sebagai suatu kebenaran dan hal tersebut juga masuk akal, dapat
juga digunakan sebagai cara untuk memecahkan masalah metode pembelajaran apa
yang baiknya dipakai guna meningkatkan hasil belajar siswa. Banyak teori-teori
dari para ahli yang bisa dijadikan sebagai acuan untuk mempelajari masalah ini.
Teori tersebut bisa dijadikan acuan akurat yang bisa ditulis waktu penyusunan
teori.
4) Berpikir Induktif => cara berpikir induktif nampak pada
saat pengumpulan data di lapangan, atau dengan kata lain mengembangkan teori
atau hipotesis melalui pengungkapan fakta. Jadi dari teori-teori yang sudah
didapat melalui berpikir deduktif, pemecahakan masalah yang dibahas ini harus
dicoba untuk diimplementasikan dalam kehidupan nyata.
5) Berpikir Ilmiah => ada 2 pendekatan yang dilakukan
dalam berpikir ilmiah, yakni pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif.
Perbedaannya terletak pada asumsi-asumsi yang digunakan dalam penelitian yang
akan memengaruhi strategi dan desain penelitian. Dimana desain penelitian
melingkupi berbagai informasi penting tentang rencana penelitian, antara lain
tentang pertanyaan fokus penelitian, tujuan penelitian, variabel-variabel yang
digunakan dalam penelitian, dan berbagai prosedur untuk
penentuan sample/key informan, penggalian dan analisa data. Hal ini sangat
penting untuk memecahkan masalah pendidikan yang dibahas.
Ada beberapa teori yang baik dan sesuai dengan
masalah pendidikan mengenai metode pembelajaran yang dipakai dalam proses
belajar mengajar guna meningkatkan hasil belajar siswa. Misalnya saja teori
mengenai hakikat belajar oleh Sri Esti Wuryani Djiwandono yang menyatakan
hakikat belajar selalu didefinisikan sebagai suatu perubahan pada diri individu
yang disebabkan pengalaman. Juga teori yang membahas mengenai faktor yang
mempengaruhi hasil belajar, misalnya oleh M. Ngalim Purwanto yang
menyatakan hasil belajar dipengaruhi oleh faktor internal dan
eksternal. Selain faktor internal maupun eksternal yang sudah disebutkan
sebelumnya, dalam KBM pun diperlukan sebuah proses yang terarah untuk mengatur
jalannya KBM, disinilah diperlukan strategi pembelajaran. Hal ini didukung oleh
teori Wina Sanjaya yang menyatakan strategi pembelajaran merupakan
usaha untuk memperoleh kesuksesan dan keberhasilan dalam mencapai tujuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar